oleh

Audiensi Bupati Tana Toraja dengan Pengurus PGRI Kabupaten Tana Toraja

-Pendidikan, Terbaru-Telah Dibaca : 346 Orang
pgri tana toraja, bupati tana toraja
Foto bersama Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, SE dengan Pengurus PGRI Kabupaten Tana Toraja

Jumat, 12 November 2021 Pengurus PGRI Kabupaten Tana Toraja, periode 2019-2024 mengadakan pertemuan dengan Bupati Tana Toraja, bapak Theofilus Allorerung, SE. Pertemuan ini bertempat di rumah jabatan bupati, tepatnya di gazebo halaman rumah jabatan.

Pertemuan Terbatas

Ini merupakan pertemuan perdana antara PGRI dan bupati terpilih pada pilkada akhir tahun lalu. Oleh karena masih dalam suasana pandemi COVID-19, maka pertemuan ini pun sifatnya terbatas dari segi jumlah orang. Pengurus PGRI Kabupaten Tana Toraja yang hadir antara lain, Drs. Pedi (Ketua PGRI Kabupaten Tana Toraja); Drs. Andarias Kiding, M.Pd. (Wakil Ketua I); Sukur Rantelino, S.Pd. (Wakil Ketua II); Yulius Roma Patandean, S.Pd. (Wakil Sekretaris); Berthyna A. Tukkeng, S.Pd. (Ketua Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat); dan Bain Emanuel, S.Pd. (Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi).

Bupati Tana Toraja dan Ketua Pengurus Perwakilan YPLP

Audiensi antara PGRI dan bupati ini membicarakan beberapa hal. Pertama, perkenalan Pengurus PGRI dan pengurus Perwakilan YPLP PGRI, Kedua, pelaksanaan Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Tana Toraja yang dijadwalkan pada tanggal 27 November 2021 di Hotel Grand Metro. bapak bupati menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam Konkerkab I nantinya. Ketiga, seputar pelaksanaan peringatan Hari Guru Nasional yang direncanakan akan dirangkaikan dengan kegiatan pencanangan minum Tablet Tambah Darah untuk remaja putri  bersama tim penggerak PKK.

Bincang Santai

Suasana santai pertemuan di gazebo halaman depan rumah jabatan bupati menjadikan perbincangan pun sangat santai, cair dan penuh keakraban. Di sela-sela menikmati kopi legendaris, Kopi Toraja ditemani beberapa potong kue, bapak bupati menitipkan beberapa pesan ke PGRI.  Muatan Lokal, Prakarya dan ektrakurikuler di sekolah menggunakan kerajinan khas Tana Toraja sebagai konten pelajaran. Bupati menambahkan pula untuk  menggalakkan aksi menanam pohon, tanaman obat, dll oleh siswa, mulai dari jenjang SD hingga SMA. Bahkan beliau sempat bercerita pengalaman masa lalu tentang keasrian lingkungan, hutan dan sungai. Ini menjadi salah satu program beliau yang terkait pendidikan.

Selain itu, Ketua PGRI dan Ketua YPLP turut melaporkan tentang jumlah sekolah di bawah YPLP PGRI, berikut keadaan dan status kepemilikan lahan sekolah-sekolah tersebut. Tak lupa pula PGRI menyinggung terkait belum adanya gedung sekretariat PGRI Kabupaten Tana Toraja.

Sebelum mengakhiri perbincangan, saya selaku proktor utama pelaksanaan seleksi tahap II PPPK di Kabupaten Tana Toraja, menyampaikan kepada bapak bupati terkait jadwal pelaksanaan, lokasi tes dan jumlah ruang yang akan digunakan.

Pertemuan kali ini ditutup dengan sesi foto bersama.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed