3 M Annisa Rachmanur Faradilla Sunjaya

Hey .Namaku Annisa Rachmanur Faradilla Sunjaya, usiaku sekarang 19 tahun.Semua orang dapat menjadi apapun, hal yang terlintas dalam pikiran ku adalah tentang” Masa Depan” .Ketika aku duduk di bangku Sekolah Dasar teman sebaya ku mengatakan ingin menjadi dokter , polisi , tentara, pilot , astronot maupun guru.Aku juga berfikir demikian, aku ingin menjadi  dokter seperti pamanku.

Menurut ku menjadi seorang dokter adalah pekerjaan yang sangat mulia, karena dapat menolong sesama manusia dan makhluk hidup lainnya. Ketika aku kelas 4 SD aku menjadi Dokci l( Dokter Kecil ) dan aku sangat senang karena aku bisa membantu teman teman ku ketika mereka sakit , walaupun hanya sebatas memberikan minyak kayu putih dan segelas air putih. Ketika aku memasuki SMP aku mengikuti organisasi PMR( Palang Merah Remaja) untuk sedikit mengasah tentang ilmu kesehatan.

Dan ketika aku kelas 3 SMP aku mengikuti LCC( Lomba Cerdas Cermat ) kepalang merahan yang diikuti oleh seluruh perwakilan PMR setiap sekolah tingkat SMP. Aku senang sekali karna dipercaya untuk menjadi perwakilan sekolah ku saat itu dan aku semakin bulat ingin menjadi seorang dokter .Setiap malam aku belajar mengenai  beberapa penyakit umum seperti AIDS, obesitas, strok dll untuk mempersiapkan perlombaan. Aku memenangkan juara 1 saat itu, bangga sekali rasanya.

Seiring berjalannya waktu, aku memasuki  SMA dan entah mengapa mulai memudar rasa ingin menjadi seorang dokter itu bahkan aku tak mengikuti organisasi apapun di SMA. Seketika aku ingin menjadi seorang pengusaha tapi tak lama memudar pula keinginan itu. Ketika kelas 2 SMA aku sangat sangat sibuk karena tugas tak kunjung selesai . Bahkan berpikir” Apakah aku masih mempunyai cita cita? “karena tak terlintas sedikitpun cita cita yang aku inginkan. Ketika kelas 3 SMA muncul sedikit keinginan menjadi pramugari . Aku hanya berpikir mungkin jadi pramugari enak bisa jalan jalan, tapi nyatanya tidak seenak yang aku pikirkan karena setiap pekerjaan memilki resikonya tersendiri .
Ketika sedang menjalani ujian ujian sekolah, rasanya penat sekali bahkan tak sadar mengatakan ” Tamat sekolah nikah! ” tapi lagi lagi pikiran ku membawa aku kearah resiko tentang pernikahan itu sendiri . Bahkan teman sekel as ku pun memiliki pemikiran yang sama denganku, ketika si cerdas merangkai cita citanya, aku hanya terdiam dan berpikir” Ayo bangkit apapun resikonya kamu pasti bisa menghadapinya dengan izin Allah dan ridho orangtua”

Akhirnya aku kembali tertarik pada tenaga kesehatan, aku ingin menjadi bagian dari mereka aku ingin membantu mereka .Ketika lulus aku mendaftarkan diri ke Universitas Padjajaran jursan farmasi tapi aku gagal .Tak apa masih ada kesempatan dilain waktu, terus belajar terus ikhtiar insyaalah Allah beri jalan dan tak lupa meminta ridho orangtua.
Dan aku kembali berjuang ditahun 2020 ini , aku daftar untuk menjadi seorang perawat .

Alhamdulillah Allah memberi jalan terbaik untukku, aku diterima di Akper Polri dan sekarang aku sudah sah menjadi mahasiswa di Akper Polri ini . Sedikit demi sedikit cita cita ku mulai tercapai berkat dukungan dan doa orangtua yang tak henti hentinya terucap untukku. Ada rumus dalam mencapai cita cita yaitu rumus 3 M; Mulai dari diri sendiri , Mulai dari yang kecil , Mulai dari sekarang! Meski orang lain bilang impian ku terlalu besar , tapi menurut ku impian merekalah yang terlalu kecil

Tinggalkan Balasan