“SISI LAIN Asphen” Yang Membuatku Kagum

Mendapatkan undangan menjadi bintang tamu di podcastnya *Sisi lain Ashpen” adalah anugerah terindah di akhir tahun 2023. Berawal hanya candaan akhirnya menjadi kenyataan. Bukan bercerita tentang kemustahilan akan sebuah impian namun saat ini ceritanya memang kenyataan.

Berawal dari merubah visi hidup yang dulunya hanyalan “be your self and never give up”. Setelah dirubah menjadi ” Hidup hanyalah sekali, maka berilah manfaat bagi orang banyak”.

Disaat mendapatkan undangan dari seseorang yang inspiratif, sosok yang idenya selalu menjadi kenyataan dan selalu memikirkan orang banyak. Maka saat itu langsung menyatakan setuju dan bilang mau beliau ajak podcast di “SISI LAIN ” Ashpen.

Sebenarnya jadwal yang telah ditentukan , tabrakan dengan acara penting lainnya. Setelah di konfirmasi akhirnya beliau ” Pak Zulfamiadi foundernya Ashpen, memberi kemudahan dengan menukar jadwal di hari baik yaitu hari Jum’at sore,  24 November 2023.

Hari Jum’at sore adalah waktu mustajab yang mana do’a-do’a selalu diistijabah pasti oleh Allah. Harapannya adalah selama padcast terlaksana para malaikatNya selalu mencatat dan mendo’akan kebaikan-kebaikan indah untuk kami dan juga untuk semua orang yang menonton hasil podcast ini.

Disaat hujan mengiringi kepergian saya menuju studio “SISI LAIN” Asphen. Yang mana saya diantar oleh suami saya. Di dalam perjalanan saya selalu berdo’a dan berdzikir semoga dimudahkan dan minta selalu ditemani olehNya. Karena saya bukanlah siapa-siapa tanpa Allah yang sangat saya cinta.

Sambutan yang hangat dari founder Ashpen dan tim. Mengingatkan saya akan sebuah kehangatan. Kehangatan akan ukhuwah dan ini bukanlah kehangatan biasa.

Dalam hati saya berkata ” bahwa Ashpen ini akan menjadi wadah yang akan dicari-cari oleh masyarat banyak. Karena bagi saya pribadi jika dalam sebuah lembaga atau apapun itu, jika kehangatan itu ada maka yakinlah kesuksesannya akan cepat hadir. Kehadirannya di tunggu-tunggu dan orang banyak tidak segan-segan memberikan kepercayaan kepadanya.

Dari kehangatan menyambut, menyapa dan berinteraksi, itu sudah sebagian simpaty di raih dari orang lain. Sebagian lain cukup dengan memfollow up orang tersebut.  maka Yakinlah balasan dari orang yang kita sambut dan sapa dengan kehangatan tidak ada yang lain. Yang ada hanyalah keihklasan dan akan memberi sepenuh hati dan rasa yang dimilikinya. Tanpa dimintapun ia akan memberi sendiri tanpa pamrih. Itulah hikmah dari sebuah kehangatan.

Selama podcast berlangsung yang diiringi dengan senyum, tawa bahkan air mata. Semuanya berlalu begitu bahagia. Ada masalah tentunya juga ada solusi- solusi cantik mengiringinya.

Sebagai manusia biasa tentunya saya yang menjadi bintang tamu di ” SISI LAIN Asphen”. memiliki banyak kekurangan baik dalam bersikap dan bertutur kata. Namun pastinya semua kekurangan itu berasal dari diri saya sendiri sebagai seorang hamba yang belum sesuai dengan yang dimau_NYA.

Namun seiring waktu berjalan, diri ini akan terus mencoba menjadi hamba yang diinginkan_Nya. Selalu berusaha memberi manfaat kepada orang lain dengan apa yang dimiliki.

Pesan khusus untuk “SISI LAIN Asphen”. Harus lebih bersinar dan bangkit lebih semangat. Banyak diluar sana orang- orang hebat dan tangguh yang mau berbagi ilmu dengan siapapun.

Yakinlah jika sesuatu dikerjakan dari hati, sepenuh hati maka yakinlah tamu-tamu yang hadir di SISILAIN Asphen juga tamu-tamu yang hatinya bukanlah hati biasa, tetapi hati-hati yang penuh dengan cinta untuk sesamanya.

Terima kasih banyak ” SISILAIN Asphen”. Visi dan Misinya keren. Sukses selalu, selalu menginspirasi dan memeberi manfaat. Tahun 2024 tantangannya lebih besar, ditunggu program-program kece badainya.

Founder dan Tim “SISILAIN Asphen” You are one of the best work partners in my life this year. Thank you very much.

Sampai ketemu di lain kesempatan, dikisah yang lebih indah dan menarik. Yang mana kisah itu adalah kisah yang disukaiNya. Sehingga tatkala kisah itu ada dan tersyiarkan ke orang banyak. Maka hanya Allah saja yang mendapat pujianNya.

Pada hakikatnya apa yang kita lakukan itu semua karenaNya saja. Jadi saatnya kita melakukan sesuatu tanpa mengharapkan pamrih. Pamrihnya hanya mendapatkan pahala dariNya, tatapan sayang dariNya dan tatapan Rindu dariNya.

Bukankah itu adalah hal menarik Pak Zul and Tim?

 

 

Tinggalkan Balasan