Setan Merah Manchester United kembali meraih kemenangan ketika mereka berkunjung ke markas The Foxes di King Power Stadium Leicester City, Jumat (2/9/22) dini hari WIB.
Pada laga pekan ke-5 Premier League tersebut, Manchester United menang tipis 1-0 atas tuan rumah Leicester asuhan pelatih Brendan Rodgers.
Kemenangan tersebut membawa Setan Merah naik ke urutan kelima dengan 9 poin berada satu tingkat di atas Liverpool yang memiliki 8 poin.
Pada pekan ke-5 mereka akan berusaha untuk melanjutkan perjalanan mereka dan menjadi tim pertama yang mengambil poin dari Arsenal musim ini ketika mereka saling berhadapan hari Minggu ini di Old Trafford.
Satu-satunya gol untuk Setan Merah hasil tembakan oleh Jadon Sancho pada menit ke-36. Menang tipis 1-0 ini sudah cukup membawa hattrick kemenangan bagi skuad asuhan Erik ten Hag.
Permainan harmonis dari kerja sama antara Diogo Dalot, Bruno Fernandes dan Marcus Rashford menghasilkan bola yang diteruskan ke Jadon Sancho.
Maka pemain internasional Inggris itu dengan mudah mengecoh kiper Danny Ward di mulut gawang The Foxes untuk mencetak gol bagi keunggulan United.
Pada babak kedua Ten Hag memasukkan Casemiro dan Cristiano Ronaldo masing-masing menggantikan Anthony Elanga dan Jadon Sancho.
Ronaldo mulai berperan penting dalam menghidupkan kembali serangan cepat skuad Setan Merah. Salah satu momen itu adalah membuka peluang mencetak gol bagi Eriksen.
Namun saat itu umpannya dari sayap kanan membentur pemain belakang Leicester sehingga tidak bisa mencapai kaki Eriksen yang sudah menunggu di depan gawang Leicester.
Bahkan sesudah momen tersebut Ronaldo nyaris mencetak gol beberapa saat kemudian, menyambut umpan silang Diogo Dalot dengan tendangan overhead spekulatif yang melebar.
Jika saat itu bola tendangan guntingnya menjadi gol, maka Ronaldo akan menjadi pembicaraan hangat media di sana.
The Foxes mendominasi sebagian besar permainan pada babak kedua, tetapi pertahanan United sekali lagi memiliki jawaban untuk semua serangan dari skuad Leicester City.
Erik ten Hag menurunkan formasi 4-2-3-1 seperti laga-laga sebelumnya. Starting line up kali ini juga sama dengan menurunkan David De Gea sebagai penjaga gawang.
Kuartet lini pertahanan terdiri dari sosok Diogo Dalot, Raphael Varane, Lisandro Martinez, Tyrell Malacia. Mereka mengandalkan benteng duet pivot Christian Eriksen dan McTominay.
Mereka adalah duet yang menjaga keseimbangan transisi tim dari transisi positif ke negatif atau sebaliknya. Peran Eriksen dan Scott sangat vital.
Pada barisan penyerang ada sayap kiri Jadon Sancho yang pada babak kedua berganti peran bersama Ronaldo pada menit ke-68.
Sementara pada sayap kanan ada Anthony Elanga yang berbagi peran dengan Casemiro di babak kedua.
Sementara Bruno Fernandes bertindak sebagai penyerang lobang di belakang Marcus Rashford sabagai striker tunggal,
Dengan formasi ini Setan Merah sangat stabil menjalankan setiap rencana permainan yang sudah mereka miliki dari konsep pelatih Ten Hag.
Secara keseluruhan tuan rumah Leicester sedikit unggul dalam penguasaan bola terutama pada babak kedua. Wajar mereka menguasai bola karena harus menyamakan kedudukan.
Leicester memiliki 10 tembakan tetapi hanya dua tembakan yang tepat sasaran ke gawang David de Gea. Mereka akhirnya tidak mampu menghindarkan dari kekalahan kandang ini.
Ini juga adalah kekalahan yang ke empat secara berturut-turut dari lima laga Premier League pada awal kompetisi ini. Tentu saja banyak catatan penting bagi pelatih The Foxes, Brendan Rodgers.
Bagi Red Devils,kemenangan ini bisa menjadi motivasi bagi mereka untuk menghadapi laga penting pada pekan ke-6 menghadapi pimpinan klasemen sementara, Arsenal.
Manchester United menjamu Arsenal pada Minggu (4/9/22) di Old Trafford mulai pukul 22.30 WIB. Laga sangat menarik bagi para penggemar Premier League.
Salam bola @hensa.
BACA JUGA : Kisah Cinta Jomlo Pesantren.
Keterangan Foto : Cristiano Ronaldo pemain Manchester United (Foto Reuters/Phil Noble)