Sambutan Hangat YPTD, Buku ketiga menemukan jodohnya.

Perjalanan mengenal pak Thamrin Dahlan beserta YPTD dan tim berawal dari salah satu postingan om Jay yang mampir di salah satu WA grup menulis bareng om Jay. Pada saat itu, Om Jay memposting tentang cara menerbitkan buku secara gratis melalui salah satu penerbit. Postingan ini benar-benar menarik perhatian saya. Apakah benar dapat menerbitkan buku secara gratis, tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun? Begitu yang ada di benak saya saat itu. Karena diliputi rasa penasaran, sayapun membaca dengan seksama postingan om Jay tersebut. Dan benar saja, informasi tentang penerbitan buku secara gratis adalah informasi yang benar adanya. Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) yang dikelola oleh bapak Thamrin Dahlan membantu para pegiat literasi untuk menerbitkan bukunya secara gratis alias tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Tidak butuh waktu lama, saya lalu mengunjungi webstite YPTD. Di bagian beranda terpampang secara jelas bagaimana cara menghubungi bapak Thamrin Dahlan selaku pengelola Yayasan ini. Saya hubungi nomor WA yang tertera di website. Saya perkenalkan diri sebagai salah satu siswa asuhan om Jay di grup menulis bareng om Jay yang berkeinginan untuk dapat menerbitkan salah satu buku hasil resume pelatihan menulis melalui YPTD. Hanya dalam hitungan menit, WA pun mendapat balasan dari yang bersangkutan. Sambutan hangat saya terima dari bapak Thamrin. Beliau mempersilahkan saya menjadi salah satu bagian dari penulis yang akan menerbitkan bukunya melalui YPTD. Saya pun dimasukkan ke WA grup khusus para penulis YPTD. Beliau meminta saya untuk segera mengirimkan naskah buku yang akan diterbitkan melalui email. Tentunya naskah ini telah disesuaikan penulisannya dengan aturan yang ditentukan oleh YPTD.

Naskah buku yang saya ajukan merupakan naskah buku hasil resume pelatihan menulis bareng om Jay yang berjudul ” JURUS JITU MENULIS DAN BERPRESTASI”. Sebenarnya, naskah buku ini telah dicoba untuk dikirimkan ke penerbit mayor. Namun, belum dapat diterima. Ingin sebenarnya menerbitkan naskah ini melalui penerbit Indie. Namun, harga paket penerbitan yang belum cocok menjadi kendala dalam proses penerbitan. YPTD telah memberikan solusi bagi kami para penulis untuk dapat menerbitkan buku tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun. Singkat cerita, naskah buku final telah dikirimkan ke email bapak Thamrin Dahlan. Saya masih ingat betul, proses penerbitan naskah buku saya ini terbilang sangat cepat. Naskah buku saya kirimkan melalui email tanggal 23 September 2020, dan hari berikutnya yaitu tanggal 24 September 2020, saya mendapat kabar dari pak TD melalui WA bahwa ISBN naskah buku saya telah diajukan ke Perpustakaan Nasional. Selang sehari kemudian, yaitu tanggal 25 September 2020, ISBN buku telah terdaftar di Perpustakaan Nasional. Rasa senang tidak dapat saya tutupi. Naskah buku yang telah tersimpan berbulan-bulan lamanya karena tak kunjung mendapatkan penerbit yang cocok, akhirnya telah menemui jodohnya. Jodoh buku ketiga ini adalah dengan YPTD.

Karena ISBN sudah terdaftar, pak TD meminta saya untuk menyiapkan cover yang sesuai dengan naskah buku saya. Berhubung ketidakmahiran saya dalam membuat cover buku, akhirnya saya meminta bantuan pak Ajinatha untuk membuatkan cover buku saya. Beliau juga salah satu penulis yang bukunya sudah banyak diterbitkan oleh YPTD. Oleh pak Ajinatha, naskah buku saya dibuat menjadi sangat menarik dan mewakili dari isi buku tersebut. Beliau memang ahli dalam hal ini. Saya sangat berterima kasih kepada beliau atas bantuannya.

Naskah bukupun sudah lengkap. Proses cetakpun dapat segera dilaksanakan. Rabu, 30 September 2020, buku siap dicetak oleh YPTD melalui Buring Digital Print. Proses cetak tidak memerlukan waktu lama. Di hari itu juga, saya diberikan kabar bahwa buku saya sudah siap. Dua eksemplar buku nantinya akan dikirimkan YPTD ke masing-masing penulis, 1 eksemplar menjadi koleksi baru untuk perpustakaan YPTD dan 1 eksemplar lainnya akan dimasukkan ke Perpustakaan Nasional. Bagi penulis yang ingin memperbanyak bukunya, YPTD mengirimkan master file naskah buku kepada masing-masing penulis untuk dapat dicetak di penerbit manapun. Kelonggaran yang sangat menguntungkan bagi penulis kalau menurut saya karena buku ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat luas. Dan akhirnya, rasa terima kasih yang tak terhingga saya ucapkan kepada pak Thamrin Dahlan dan YPTD atas bantuannya menerbitkan buku ketiga ini. Tanpa YPTD, mungkin buku ini hingga sekarang masih menjadi file yang hanya dapat saya nikmati sendiri. Setelah sekian lama, jodoh saya akhirnya berlabuh pada YPTD. Terima kasih YPTD…

Tinggalkan Balasan

2 komentar

  1. Terus terang saya terharu membaca tulisan Ibu Noralia. Paling tidak suara hati Ibu Guru Nor mewakili sekian banyak penulis khususnya anak Didik Om Jay yaitu teman teman Guru yang telah mempunyai naskah namun belum bisa menerbitkan Buku.
    Atas seizin Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa YPTD siap mewakafkan diri membantu menerbitkan buku ber lisensi ISBN Tanpa Biaya.
    Ditunggu buku selanjutnya Bu Noralia. Salam Literasi.