Wahai Pemimpin, Belajarlah Dari Air

Sumber gambar :

https://images.app.goo.gl/uCMz4EA14nuuFV847

Selamat pagi sobat,

Cerita Pagi kali ini, saya ingin mengangkat kembali sebuah status yang pernah saya tulis di media sosial Facebook pada tanggal 30 September 2010.

Sudah cukup lama namun saya beranggapan tetap relevan untuk kembali diulas karena berkaitan dimana kita akan memilih Pemimpin di Pemilihan Presiden pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

Sayangnya saya tak ingat lagi, tulisan itu saya kutip dari mana karena saat itu saya tidak mencantumkannya.

Begini status yang saya tulis :

“Seorang pemimpin haruslah adil seperti air, yang jika di seduh di gelas akan rata mengikuti wadahnya.

Keadilan yang ditegakkan bisa memberi kecerahan ibarat air yang membersihkan kotoran.

Air juga tidak pernah emban oyot emban cindhe “pilih kasih” karena air akan selalu turun ke bawah, tidak naik ke atas”.

Dari status di atas maka dari air kita bisa belajar tentang kepemimpinan dan keadilan.  Air bisa memberi pelajaran untuk seorang pemimpin yang berlaku adil. Dialah guru alam. Tanpa bisa berkata kata namun yang dia lakukan memberi makna yang amat dalam dan juga teladan bagi orang yang bisa memahaminya.

Menjadi pemimpin itu bukanlah perkara yang mudah apalagi harus bersikap adil di tengah tengah orang yang dipimpinnya.

Sebagai seorang pemimpin, ada orang orang yang selalu saja memuja mujinya walaupun dia melakukan kesalahan dan kebohongan.

Kemudian ada juga orang orang yang terus mencari cari kesalahannya betapapun dia sudah berbuat baik dan benar.

Dalam situasi seperti itu maka ikuti ajaran air yang tidak pernah emban oyot emban cindhe atau tidak pernah pilih kasih. Yang memuja mujinya kadang bisa saja justru menjerumuskannya dan yang selalu mencari kesalahannya kadang bisa saja menjadi bagian untuk mawas diri menjadi lebih baik.

Yang pasti ketika seorang pemimpin itu berlaku adil maka akan bisa memberikan kenyamanan, ketentraman dan kesejahteraan bagi orang orang yang dipimpinnya. Dia sudah memberi kecerahan ibarat air yang bisa membersihkan kotoran.

Oleh karena itu, cermatlah dalam menentukan pilihan dengan memilih pemimpin yang nantinya senantiasa berbuat seperti air, sang guru alam ..

Sobat, ijinkan saya menyampaikan sebuah pantun sebelum saya undur diri :

Mang Ucup Suka Pulang Larut Malam

Dia Selalu Membawa Bedil

Ikuti Saja Ajaran Air Sebagai Guru Alam

Jika Ingin Menjadi Pemimpin Yang Adil

***

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH

Depok, 28 Desember 2023

Tinggalkan Balasan