Kisah-Kisah Perjalanan: Festival Toilet

Lombok

Tulislah saran, pujian, dan kritikanmu tentang sesuatu di internet alias si blogmu. Tapi gunakan bahasa yang santun. Tak sedikit yang mendengar dan melakukan sesuatu setelah membaca tulisanmu. Ini pengalaman yang juga menarik bagiku. Tentang toilet di tempat umum.

Siapa yang tak perlu toilet di tempat umum? Semuanya perlu terutama ketika kita sedang sangat ingin buang air. Adanya toilet juga akan membantu kita jika ingin berganti pakaian, merapikan penampilan dan masih banyak lagi.

Tapi sayangnya toilet di tempat wisata rata-rata tak memuaskan. Ada yang tak berair, tak ada gayung, airnya kotor, dan bau. Ooh aku beberapa kali mengalami masalah dengan toilet. Bahkan seringkali aku menahan-nahan diri agar tak ke toilet di tempat wisata karena bisa bikin mual.

Toilet kotor ini ada di mana saja, di tempat wisata, stasiun, dan juga kereta api. Ada kalanya aku sangat tak tahan untuk buang air kecil. Akhirnya aku sedia masker, minyak wangi, dan juga air mineral jaga-jaga jika bau dan tak ada air. 

Gara-gara beragam pengalaman buruk, aku suka was-was jika memasuki toilet umum. Tapi rupanya tak semuanya buruk. 

Di kereta api Bima ketika kereta akan berangkat aku inspeksi kondisi toiletnya. Rupanya lantai kering, bersih, dan airnya lancar. Ini kabar bagus meskipun aku tak tahu apakah kondisinya bertahan baik setelah setengah perjalanan. 

Toilet

Ketika tiba di Gubeng suatu waktu, hari masih sangat pagi. Aku melihat toilet yang bersih sehingga aku numpang mandi.

Waktu itu aku baru tiba dari jakarta dan hendak melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi. Badanku kotor sehingga ketika ada kesempatan untuk mandi, aku pun membersihkan diri di toilet.

Tapi sekarang sepertinya toilet stasiun dilarang untuk digunakan mandi. Kalau lagi ramai memang bakal mengganggu sih.

Nah toilet yang bersih kutemukan lagi di Stasiun Karangasem Banyuwangi. Aku memuji kebersihannya. Pujianku kutaruh di blogku.

Lalu apa yang terjadi?

Tiga tahun setelah kunjunganku ke Banyuwangi aku menemukan berita menarik. Diadakan sebuah festival unik yang disebut terinspirasi oleh tulisanku di blog. Festival Toilet Bersih. 

Hahaha aku tertawa sekaligus senang. Aku senang nama blogku disebut, juga ada gambar jepretanku. Aku juga terharu dengan niat pemerintah daerah untuk menjadikan fasilitas umum berupa toilet untuk dijaga kebersihannya. 

Toilet karangasem

Toilet juga berbicara dan memegang peranan di dunia pariwisata. Jika kotor maka kesan wisatawan juga akan buruk. 

Tinggalkan Balasan