Pilih Menulis atau Membaca?

Tarian kucing

Misalkan aku hanya punya waktu luang sehari 30 menit, lebih baik kugunakan untuk menulis atau membaca ya? Kalau Kalian kira-kira pilih manakah?

Aku sendiri bakal pilih membaca. Alasannya, membaca saat ini itu adalah kegiatan yang paling susah. Apalagi membaca buku fisik dan jenisnya adalah nonfiksi. Hal ini dikarenakan distraksi pada era digital ini luar biasa, sehingga kegiatan membaca ini jadi makin terbatas. Mereka yang masih punya kemauan dan kemampuan membaca untuk membaca itu istimewa dan kuberikan dia jempol.

Kenapa aku pilih membaca dibandingkan menulis? Padahal aku sering mengajak orang-orang untuk menulis?

Ada banyak alasannya. Berikut beberapa di antaranya.

Apabila aku membaca saran-saran di Quora, kegiatan-kegiatan yang disarankan di Pinterest, dan masih banyak lagi, maka mereka pada umumnya mencantumkan kegiatan membaca.

Lakukan aktivitas membaca setiap hari. Bisa 10 menit, 30 menit, hingga satu jam, lalu resapi isinya.

Manfaat Membaca

Kebiasaan membaca akan mengubah seseorang ke arah positif. Ia pastinya akan memberikan pengetahuan, membuka wawasan, dan juga meningkatkan perbendaharaan kata. Ini terbukti untukku.

Membaca juga akan membuat seseorang rileks khususnya ketika membaca humor dan dongeng yang menarik. Otaknya akan bekerja keras untuk berpikir apabila membaca buku yang isinya berat dan memerlukan waktu untuk ia cerna secara mendalam.

Lalu…
Aku yakin ia akan mulai menulis.

Menulis tanpa banyak membaca akan menghasilkan tulisan yang gersang. Tulisannya akan kering, diksinya itu-itu saja, bahasannya seputar itu-itu saja.

Mereka yang banyak membaca akan juga menghasilkan tulisan yang lebih bernas, kosakatanya kaya, dan tulisannya juga terus berkembang. Kualitas tulisannya akan terus berkembang ke arah yang lebih baik.

Menulis memang penting. Tapi membaca juga tak kalah penting, apalagi pada masa yang penuh distraksi seperti saat ini.

Cobalah sempatkan membaca 20 menitan sehari. Jika Kalian tak tahan untuk menulis, maka lakukanlah kemudian setelah membaca. Lalu bandingkan tulisanmu dulu dan tulisanmu kini setelah kamu giat membaca.

Oh iya aku pernah menjumpai beberapa orang yang pandai menulis meski tak suka membaca. Mereka sangat berbakat menulis. Aku bayangkan apabila mereka juga suka membaca maka tulisannya akan lebih hebat.

Tinggalkan Balasan