Menulislah

Menulis atau tidak itu merupakan pilihan, setelah lebih dari setahun menulis setiap hari, tentu rasanya ada yang kurang jika satu hari saja tidak menulis. Pernah makan tapi rasanya hambar, seperti itulah jika tidak menulis.

Setelah mengikuti salah satu tantangan yang adakan oleh satu grup menulis, melewati batas yang sudah ditentukan membuat menulis menjadi seperti sesuatu yang wajib dilakukan. Untungnya saja, kegiatan tulis menulis ini tidak menganggu jadwal  kegiatan sebagai ibu rumah tangga  ataupun sebagai pekerja yang mempunyai waktu tersendiri.

Menulis kenapa tidak, daripada membuang wakut yang tidak bermanfaat, menulis bisa membangkitkan kreatifitas baik dalam menulis maupun membaca. Dari banyak membaca maka tulisan akan mengalir dengan sendirinya.

Kreatifitas dalam menulis sangat membantu seseorang menekan stress, emosi dapat di tuangkan dalam bentuk tulisan, sehingga tidak membuat diri sakit maupun menyakiti orang lain. Bentuk tulisan juga membantu kita menyalurkan emosi, jika melihat ketimpangan di masyarakat kita bisa menulis opini ataupun artikel asal di ingat harus dengan rambu – rambu yang tidak menyinggung sesiapa tentunya.

Jika ingin mengambarkan sesuatu baik dari dalam kehidupan pribadi maupun disekitar kita dengan imajinasi dalam merangkai kata – kata dengan penokohan dan alur cerita yang membangkitkan emosi yang membacanya kita bisa membuat cerpen atau novel.

Sedangkan untuk karya sastra lama kita bisa membuat puisi, syair ataupnu pantun yang sekarang lagi di galakkan oleh pemerintah sebagai wujud menghargai karya sastra lama. Tulislah sehingga merasa bahawa kita menyalurkan rasa yang ada di dada.

Wujud dari kreatifitas untuk saat ini bisa disalurkan lewat media sosial yang sudah banyak menjamur, seperti kata senior dalam bidang tulis menulis, biarkan tulisan kita menemukan pembacanya. Jangan takut tulisan kita tidak ada pembacanya, karena semua orang punya passion dalam menulis sehingga membuatnya merasa lega dalam menghadapi masa sulit dalam kehidupannya dan menjadi bacaan yang membuat pembacanya bisa mengambil hikmah dari tulisan yang dibacanya. Semoga tergugah untuk menulis sehingga ada jejak wujud dari kita pernah ada di dunia fana ini.***

 

Tinggalkan Balasan