Touring ala ASJB Debor


Kata ‘Touring’ tampaknya tak lagi asing terdengar di telinga kita, terlebih bagi mereka pecinta sepeda motor.

Touring berarti melakukan perjalanan dengan mengendarai sepeda motor ke tempat tujuan tertentu untuk menyalurkan kegemaran berkendaraan sepeda motor oleh para anggotanya sesambil menikmati kebersamaan diantara mereka.

Dan beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 4 Oktober 2020, ASJB Debor atau yang tergabung dalam Alumni SMA Jakarta Bersatu Depok Bogor melakukan touring ke salah satu tempat indah nan sejuk, tidak terlalu jauh masih di sekitaran Bagor yaitu Curug Nangka pastinya dengan tidak mengindahkan protokol kesehatan mengingat saat ini masih masa pandemi.

Menurut Bapak Budi yang merupakan anggota ASJB Debor, perjalanan touring kali ini adalah dadakan, sambil menikmati kebersamaan para anggota ASJB Debor sekaligus survey lokasi untuk sesuatu event yang sedang direncanakan, dan karena dadakan yang tergabung dalam touring tersebut pun hanya beberapa anggota ASJB Debor saja yang bisa ikut.

“Ini sebenarnya dadakan, jadi siapa saja yang ingin ikut silahkan ! tidak ada unsur paksaan, pokoknya kita asik-asik saja dan tetap menjaga kekompakan,” kata Pak Budi yang kebetulan saya ikut dengan sepeda motor beliau.

Benar, meskipun yang ikut touring kali ini hanya beberapa anggota ASJB Debor, namun tidak mengurangi keseruan, keceriaan, rasa kebersamaan, kekompakan di antara mereka, setidaknya itu dari hasil pantauan saya dan hal yang sama pun saya rasakan terlebih ikut diajak dalam touring tersebut.

Tak menutup kemungkinan, dalam setiap kegiatan termasuk touring, terkadang sesuatu hal yang tak terduga bisa terjadi, apalagi perjalanan tersebut dadakan yang artinya persiapan mungkin kurang maksimal. Hal ini pun dialami sebagian para anggota yang kemungkinan kurangnya persiapan untuk touring.

Seperti sepulangnya dari lokasi, cuaca tetiba mendung dan hujan, basah kuyup terlebih bagi anggota yang tidak mengenakan Jas Hujan, karena kurangnya persiapan tadi, bahkan yang lebih parahnya sepeda motor Pak Budi yang saya tumpangi, Lampunya mati, otomatis sangat mengganggu dalam perjalanan, maka kami pun harus ekstra hati-hati sepanjang perjalanan pulang apalagi itu ditengah malam.

Melihat saya yang bawel sepanjang perjalanan karena rasa takut, Pak Budi mencoba menenangkan hati saya, bahwa tidak akan terjadi apa-apa, kata Pak Budi kala itu. Bersyukur, semua anggota ASJB Debor tiba dengan selamat termasuk saya.

Berkaca dari kejadian di atas, maka sebelum melakukan touring ada hal-hal yang harus diperhatikan, apalagi misalnya bepergian ke tempat yang jauh tak terlepas dari aturan dan etika bermotor. Mulai dari tempat tujuan, kelengkapan selama berkendaraan demi keamanan dan kenyamanan.

Seperti; Jaket, tidak semua jaket bisa dipakai dalam touring, Helm; salah satu perangkat safety yang wajib digunakan, dipastikan yang sudah memiliki ISN, Jas Hujan; melihat cuaca memasuki musim hujan, obat-obatan dan P3K, Kondisi Motor, Kondisi Fisik.

Tak hanya itu, rasa persaudaraan pun harus dilatih sepanjang perjalanan, semisal terjadi sesuatu dengan anggota lain, maka harus saling membantu, tidak ada yang egois yang mementingkan diri sendiri, karena ini adalah touring bukan balapan.

Selain itu, harus ada ‘road captain yaitu rider harus memiliki sklill berkendara yang paling baik dengan mengetahui rute perjalanan dan berpengalaman dalam touring, biar tidak kesasar iya…

So, mari bijak dalam touring, ASJB Debor tetap kompak.

Salam Sukma.

Tinggalkan Balasan