Tamu Istimewa di Akhir Tahun 2023 dari Kota Padang

“Assalamualikum Ayahanda, InshaAllah Ananda Elok Minang akan bersilaturahim ke kediaman.”

Demikian pesan Ananda Dewi Elfia via WhatsApp. Tentu saja kami sekeluarga sangat senang gembira kehadiran tamu istemewa dari sanak saudaro sakampuang.

Ini dia pantun dikirim Bu Guru yang sedang bertamasya ke Tanah Jawa bersama romongan sekolah.

Sungguh manis buah pepaya,
Makan disore yang cerah,
Syukuri apa yang kita punya,
Maka hidup akan berkah.

Langsung saja awak berbalas pantun seperti ini

Jalan berbelok Tanjung Merawa
Jembatan Musi kota Palembang
Ananda Elok tamu istimewa
Sahabat Literasi dari kota Padang

 

Rabu, 27 Desember 2023 Pukul 11.oo, Ananda Elok bersama Ghani Putra tersayang dan sahabat se SMA Uni Yohana tiba di Perumahan BHP Kramatjati Jakarta Timur. Ucapan pertama yang disampaikan Elok

“Alhamdulillah salah satu resolusi 2023 Elok tercapai,  ingin bersua Ayahanda di tahun 2023”

Demikianlah kami komunitas literasi selalu membuat resolusi di setiap akhir tahun.  Awak  membuat resolusi 2023 terkait literasi : Berniat dan  ingin sebanyak mungkin bertatap muka dengan sesama sahabat pengarang YPTD.

 

Pertemuan ini atas seizin Allah SWT. Pada saat bersamaan di akhir tahun 2023 kami berselisih jalan.  Awak sekeluarga Anak dan Cucu berlibur ke Sumatera Barat 4 hari 3 malam sedangkan dimasa liburan sekolah Elok bersama rombongan guru Wisata Edukasi Literasi (WEL) ke Jawa Barat dan Jakarta.

Qadarullah masih bisa bersua dalam suasana sangat akrab.  Sahabat dunia maya nan selalu menyapa melalui pantun Alhamdulillah kita bisa bertatap wajah. Terima kasih Ananda Elok, Cucunda Ghani dan Uni Yohana.  Kami berbincang di kantor YPTD setelah menunaikan Shalat Dzuhur dan menimati makan siang racikan Bunda Hj Enida Busri gulai cubadak minangkabau.

Perlu pula awak sampaikan disini perihal panggilan Ayah dari teman teman penulis. Bisa jadi bersebab awak sudah berada di usia kepala 7 dianggap  pantas di beri gelar  Ayah Literasi.  Ide ini beraal dari Ananda Chrisma Nainggolan di Medan kemudian Madame Heddy menjadi ananda ke – 2.  Selanjutnya Dewi Elfia menjadi ananda literasi ke 3.

Ternyata sahabat guru yang masih aktif memberi pendidikan ikutan memanggil awak dengan sebutan Ayah.  Sebut saja Pak Guru Miftahul Hadi, Kang Deden Asikin Widi dan beberapa sahabat literasi lainnya.  Terima kasih ya Ayahanda biologis 3 putra dan 1 putri kini bertambah Ananda Literasi nan elok hati. Nikmat Mana Lagi Nan dikau dustakan.

Ananda Elok seorang guru memiliki keahlian khusus  menulis Pantun. Ini salah satu karya

Thamrin Dahlan

Elok Dewi

T hamrin Dahlan nama nya
H angat dan Ramah orangnya
A yahanda Thamrin kami panggil dirinya
M engajak semua orang untuk mwncintai literasi
R aih impian dalam menulis walaupun mulai memasuki usia senja
I nilah semangatnya yang menjadi suri tauladan kami yang muda
N amun walaupun kami mengikutinya tapi Ayahanfmda Thanrin selalu terdepan dalam berliterasi

D ari beliau kami banyak belajar
A tas semua arahan dan bimbingan nya
H ingga kami bisa menulis dan mencintai literasi
L elahmu semoga menjadi Lillah
A kan selalu diberi kesehatan , keberkahan , kemudahan oleh Allah
N antinya semua kebaikanmu akan dibalas Allah atas semua ilmu yang diberikan kepada kami dengan tulus dan kami ucapkan ribuan terima kasih pada Ayahanda Dahlan.

Padang , 21122021.

Pantun ini diabadikan di Buku Thamrin Dahlan 70 Tahun Rekam Jejak Literasi.  Tentu pantun karya Ananda Elok Minang berbeda dengan pantun lainnya.  Tidak mudah merangkai kosa kata sehingga tersusun indah sesuai dengan awal nama seseorang.  Terima kasih banyak yo  Ananda

InshaAllah kami satu saat akan bersua lagi.  Berjanji berjumpa ketika Cucunda Ghany apabila telah menjadi seorang Hafiz Al Qur’an.  Bersegera masuk Pesantren Hafizd di Sumatera Barat. Belajarlah Ghany yang rajin menghapal 30 Juz / 114 Surat Al Qur’an sampai khatam. Datuk mengundang Hafizd Ghany dan Bunda Dewi Elfia ke Jakarta

Demikian peristiwa spesial kahadiran tamu sahabat literasi.  Penerbit YPTD menghadiahkan buku   Buku Doea Poeloeh karya Thamrin Dahlan dipilih Ananda Elok sedangkan Ghany mendapat Buku Pantun. Buku karya Uda Tjiptadinata berjudul Saya Tionghoa Saya Indonesia untuk  Ananda Yohana yang memiliki Nenek Keturunan China di Padang
  • Salam Literasi
  • BHP, 1 Januari 2024
  • TD