Menulis Di Bandara Minang Kabau

Menulis di bandara Minang Kabau memanfaatkan fasilitas gratis. 3 Posting tidak tanggung tanggung ditayangkan selama menunggu keberangkatan ke Jakarta. Inilah kalau seseorang kecanduan menulis. Dimana saja kapan saja selama memungkinkan pekerjaan itu wajib dituntaskan

Menulis di facebook memang tidak ada kendala sewaktu menggunakan handphone.  Namun menulis di kontent tarbitkanbukugratis.id ada kesulitan sedikit terutama ketika akan menambahkan dokumentasi foto.   Itulah  sebabnya ketika ada kesempatan posting di Bandara tinggal copy paste dari face book ke website YPTD.

Perjalanan 24 jam memang singkat ke kampong halaman Sumatera Barat. Pekerjaan sebagai Dewan Pengawas Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar sudah tuntas dikerjakan.  Alhamdulillah waktu yang sangat singkat namun dirasakan penuh dengan kesan.

Terima kasih kepada personel RS Bhayangkara yang telah menemani selama di kota Padang.  Tadi shalat Dzuhur di Masjid Mujahidin.  Mendengarkan tausyah 15 menit tentang manfaat belajar.  Menurut Ustazd mencari ilmu jangan tanggung tanggung.  Harus sepenuh jiwa.  Beliau mencontohkan Imam Syafei Perawi Hadist yang seumur hidupnya mewakafkan diri untuk mencari ilmu.

Masih ada waktu sekitar 2 jam sebelum take off. Agak delay tampaknya.

Tadi sebelum ke bandara sempat pula menikmati minuman khas orang awak yaitu Es Tebak.  Ini bukan es tebak biasa tetapi ada nilai plus yaitu durian.

Nikmat sekali menghirup minuman khas ini ditengah panasnya cuaca kota Padang.

Yes 3 posting di kerjakan dalam waktu 20 menit.  Terima kasih bandara Minangkabau pekerjaan Dewas lancar dan hobby menulispun bisa dilaksanakan.

SalamsalamanBandara Minagkabau, 051120

YPTD

Tinggalkan Balasan

1 komentar