Sila Kedua Butir Ke6 Yekti

Kemanusiaan yang Adil dan Beradap

“Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan”

Assalammualaikum, perkenalkan saya Yektiningtiyas Mahfirotin ingin menyampaikan pendapat saya tentang sila kedua yang berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradap”. Sebelumnya, saya akan menjelaskan pancasila terlebih dahulu.

Pancasila merupakan pilar ideologi bangsa Indonesia. Sebagai rakyat Indonesia setiap butir-butir pancasila harus dipahami dan diamalkan, dengan menjalankan sila-sila tersebut di kehidupan sehari-hari.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradap yaitu merupakan perwujudan dari nilai kemanusiaan, bahwa manusia sebagai makhluk yang berbudaya, bermoral, dan beragama. Contohnya : mencintai, menghormati, dan menaati nasehat orang tua dan saling membantu satu sama lain. Contoh dalam kehidupan sehari-hari: kita punya tetangga seorang wanita paruh baya, yang hidup sebatang kara, dan hanya mengandalkan kripik pisang dagangannya untuk memenuhi kebutuhannya. Tapi wanita itu jatuh sakit, dan tak bisa berdagang lagi. Dan yang harus kita lakukan sebagai tetangga ialah membantunya agar wanita itu dapat pulih kembali dan melakukan aktifitasnya.

Selain itu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan itu ialah lebih mengutamakan rasa kemanusiaan dibanding kepentingan pribadi. Contohnya: Seorang perawat yang mengabdikan dirinya sebagai relawan PMI dengan tujuan membantu sesama tanpa bayaran.

Kesimpulan dari penjelasan diatas adalah kita sebagai rakyat Indonesia, harus memehami apa itu pancasila, dan butir-butir dalam setiap silanya. Dan harus diamalkan. Salah satunya yaitu yang ada pada sila kedua “Kemanusiaan yang Adil dan Beradap” yang sebagaimana sangat penting untuk diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari karena mengutamakan jiwa kemanusiaan yang tinggi.

 

Tinggalkan Balasan