KENAPA ? SAYA MEMILIH PROFESI PERAWAT

Alasan menjadi perawat sebenernya dulu tidak ada kepikiran untuk mengambil kesitu, tapi berjalannya waktu membawa saya untuk mencoba mengambil keperawatan. Saya lulusan SMK Pemasaran jauh sekali ketika mengambil keperawatan, harus bisa mengejar pelajaran /materi dari lulusan sekolah kesehatan yang sudah tau dasarnya. Karena setelah lulus sekolah saya berkerja terlebih dahulu dan tidak ada kepikiran untuk kuliah saat itu ibarat kata terjebak di zona nyaman.

Setelah berhenti bekerja baru ada kepikiran mau lanjut kemana? Disaat temen temen smk saya sudah hampir wisuda pada tahun ini. Merasa iri ? sedikit, tapi saya jadikan itu motivasi agar bisa menjadi lebih baik lagi. Saya berhenti bekerja pada bulan September akhir dan saat itu ingin kuliah tapi menurut saya udah telat karena perkuliahan sudah mulai 1bulanan.

Saya harus menunggu kembali hingga tahun depan untuk bisa kuliah, ketika saya menunggu ada tawaran dari pekerjaan yang lama tapi hanya sebuah harapan yaitu diangkat jadi karyawan tetap. Sebuah dilema terjadi  kembali, jika saya nantinya diangkat jadi karyawan tetap akan jadi keputusan berat harus memilih mana.

Tapi sampai sekarang kabar pengangkatan sejak saya berhenti berkerja belum ada tanda tanda. saya berpikir untuk maju terus ke depan, mungkin saat itu saya atau terlintas sementara ingin kuliah teknik informatika. manusia hanya bisa merencanakan dan menjalankan, ketika rencana berubah tetap harus menjalankannya.

Akhirnya pada bulan januari sebuah keputusan telah saya ambil, setelah berdiskusi ke kedua orang tua untuk meminta nasihat ketika mengambil jurusan keperawatan.  Alhamdulillah kedua orang tua saya mendukung penuh untuk menlanjutkan kuliah keperawatatan. Orang tua saya meminta fokuskan jika itu kemauan saya sendiri.

Ketika di Tanya mau ambil keperawatan di mana ? saya banyak sekali mempunyai temen temen kuliah keperawatan mulai dari akper jayakarta,akper cilandak,akper rspad dan tentunya akper polri. Saya juga meminta saran dari mereka dan respon mereka juga baik, keputusan itu sebenernya ada diri sendiri.

Akper polri lah akhirnya saya pilih, ya walaupun jujur ini bukan pilihan pertama. Saya sudah mengikuti tes tulis, tes kesehatan, tes wawancara. Saya di terima menjadi mahasiswa baru di akademi keperewatan polri. PKKMB daring hingga belajar daring hingga sekarang walaupun kurang efektif penyampaiannya. Kita harus membantu pemerintah memutus rantai covid 19 dan agar pandemic covid19 cepat menghilang

Tinggalkan Balasan