oleh

Arsen Wenger Kritik Penampilan Jerman Kalah dari Jepang

-Berita, Olahraga, Terbaru-Telah Dibaca : 85 Orang

Arsen Wenger, mantan manajer Arsenal mengritik penampilan Jerman di ajang Piala Dunia 2022. Der Panzer harus tersisih lebih awal dari fase grup karena gagal meraih posisi dua teratas.

Wenger menilai timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2022 gara-gara masalah politik.

Seperti kita ketahui Jerman gagal di Piala Dunia 2022 setelah menempati peringkat ketiga di Grup E setelah kalah bersaing dengan Jepang dan Spanyol.

Dalam laga perdana Jerman kalah tragis dari Jepang dengan skor tipis 1-2. Pada laga kedua mereka hanya mampu bermain 1-1 dengan  Spanyol, setelah sempat tertinggal 0-1.

Pada laga terakhir sebenarnya Jerman menang 4-2 atasKosta Rika. Namun itu tidak cukup bagi  mereka lolos ke fase gugur.

Karena Jerman kalah selisih gol dari Spanyol yang kalah dari Jepang pada laga mereka yang terakhir. Jerman dan Spanyol memiliki jumlah 4 poin tetapi Spanyol unggul selisih gol karena menang 7-0 atas Kosta Rika.

Tragis bagi Juara Dunia empat kali ini harus pulang dengan menanggung malu karena dipecundangi Jepang. Media di Jerman dan para netizen banyak menghujat kegagalan Jerman ini.

Prestasi Die Mannschaft, demikian julukan populer bagi Timnas Jerman adalah empat kali menjadi juara Piala Dunia. Mereka meraih trofi pada edisi 1954, 1974, 1990, dan 2014.

Kegagalan Jerman gagal lebih cepat mengundang komentar dari Lionel Messi. Mega Bintang Argentina ini merasa terkejut dengan kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022.

Messi mengemukan hal tersebut pada saat wawancara usai pertandingan Argentina lawan Australia di babak 16 besar Piala Dunia 2022, Minggu (4/12).

“Saya terkejut, karena Jerman memiliki banyak pemain kunci dan pemain muda. Jerman selalu menjadi yang terbaik, jadi mengejutkan bahwa mereka tersingkir dari babak penyisihan grup di Piala Dunia,” kata Messi dikutip dari Globo. com ( 4/12).

Semua pasti setuju dengan pendapat Messi di atas.Jerman memiliki skuad yang banyak talenta di dalamnya. Mereka juga adalah pemain-pemain yang berpengalaman bermain di Liga-liga Eropa level atas.

Selama ini Jerman juga sering mendapat julukan Tim spesialis turnamen karena mereka konsisten bermain sejak fase grup sampai final.

Bahkan Arsen Wenger berpendapat bahwa sebuah tim tahu bahwa ketika pergi ke Piala Dunia, mereka tidak boleh kalah di laga pertama.

Bisa kita lihat ketika tim yang punya pengalaman tampil di turnamen Piala Dunia seperti Prancis dan Inggris bisa tampil bagus di laga pertama dengan meraih kemenangan.

Hal inilah yang mendapat sorotan dari sosok Aresen Wenger. “Tim yang punya kesiapan mental, dengan fokus terarah pada kompetisi, bukan pada demonstrasi politik,” ujar Wenger menyinggung kegagalan Jerman, seperti lansir Skysports (5/12).

Der Panzer harus berani melakukan instrospeksi untuk memperbaiki hal-hal yang menjadikan mereka gagal di Piala Dunia 2022 di Qatar.

Salam bola @hensa.

Komentar

Tinggalkan Balasan