Ayah
Aku melihatnya dalam mimpi
Jelas sekali tatapannya
Senyumnya masih kuingat sampai saat ini
Aku ingin memeluknya
Menyambut tangannya
Bicara dengannya
Baradu argumen
Duduk bersama
Makan bersama
Sampai berebut remot TV
Masa itu sudah tidak terulang lagi
Usia tidak lagi muda
Dunia pun sudah berbeda
Kerinduan yang tak terbalas
Hanya lewat mimpi ku dapatkannya
Ia pergi meninggalkanku
Membawa semua rinduku
Dan meninggalkan kenangan untukku
Pahit manis bersamamu
Menjadi pelajaran bagiku
Ayah…
Maafkan anakmu
Yang tak mampu bahagiakanmu
Maafkan anakmu
Yang mengecewakanmu
Maafkan anakmu
Yang manja ini
Semoga engkau bahagia di alam sana
Aamiin.. .
Majenang, 25 Juli 2022