, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Jadi Pembicara Lagi, Makin Santuy!

  Oleh: Dionisius Agus Puguh Santosa, SE, MM Sabtu, 27 Februari 2021, saat bulan Februari hampir menapakkan jejaknya di hari ke-28, saya lagi-lagi didakwa menjadi pembicara untuk sesi “Mari Menulis

Lomba Blog PGRI Hari ke-21

PATIDUSA Patidusa adalah jenis puisi yang merupakan genre puisi baru. Puisi “PATIDUSA” merupakan singkatan dari em- PAT TI-ga DU-a SA-tu. Jenis puisi Patidusa ini dalam literasi termasuk puisi baru yang

Puisi | Mimpi Buruk

Pada sebuah malam aku bermimpiAku bermimpi juga tengah bermimpiAku menyebutnya mimpi kuadratSeperti istilah dalam matematika Hal yang sangat jarang terjadiMelihat diriku bermimpiNampaknya bukan mimpi baikMelihat gerak gerikku yang sedih Lalu

Tetap Di sana

Biru tenang pancarkan aura sejuk Gemericik bening enggan tinggalkan meski sejenak Silaukan terang jelma damai berarak Timbun ia jauh tenggelam terperosok Sunyi diam resapi makna Ingin terus di sini tak

Miss You

Masuk cahaya hangatkan pagi ini Cermin diri saksi pernah terisi hati Bunga-bunga harap bersemi Buahkan rasa sayang sebagai penyemangat diri Angin terus dera ingin tak sampai Sentuh wajah sendu nan

Biarkan Dia

Dia masih ada meski berada di sana Mengawasiku dan menunggu saatnya Berkomat-kamit mengulang kata Fikirnya hal buruk menjadi baik untuknya Dia terlihat biasa dan tak sabar ingin berjumpa Benci di

Gelap dan Angin

Sepertinya pohon diam membeku pasrah Menyaksikan sekumpulan awan bergerak mendekati Sejuk semakin menggigil kedinginan Berharap hujan namun yang menyenangkan Berkata sang angin kepada langit Ajak kilat melihat-lihat taman Penuhi bunga