Habib Empang

Masjid Habib Empang

Berapa waktu yang lalu saya berkesempatan visit ke GB Empang Bogor, ini bagian dari kerjaan saya yakni mengunjungi outlet yang berada di bawah manejemen OPP ( Onsu Pangan Perkasa )

Kebetulan dekat GB Empang, ada tempat tinggal seorang Habib yang lebih dikenal dengan Habib “Empang” Beliau adalah pendakwah yang sering didatangi oleh para peziarah.

Sebagaimana tempat tinggal Habib lainnya, disekitaran rumah Habib banyak orang yang berjualan korma, air Zam zam dan tentu saja minyak wangi.

Pemandangan orang berjualan minyak wangi, air Zam zam dan korma dapat juga Kita temui disekitaran Condet dekat Yayasan Al-Hawi dimana pernah tinggal para habaib disana.

Habib Empang selalu mengajak kepada kebaikan dan melarang Kita melakukan pelanggaran atas perintah Tuhan.

Orang yang menyeru kepada kebaikan namanya Da’i, kalo yang mengajar agama Islam namanya ustadz dan kyai termasuk Habib. Syarat mengajar agama Islam adalah harus berilmu.

Bagi yang awam ngajak kepada kebaikan harus dilakukan, tapi kalo sudah masuk ranah keilmuan, soal status hadist misalnya, apalagi soal waris kudu tahu diri.

Menjawab soalan yang kita belum tahu agar dianggap tahu adalah “bunuh diri” secara akademi, biarlah dianggap bodoh daripada terlihat pintar tapi ngelantur.

Jenjang menjadi kyai,  ulama ataupun ustadz enggak  ujuk-ujuk. Ustadz Abdul Shomad contohnya, beliau belajar di Azhar Mesir kemudian lanjut di Daarul Hadist Maroko, butuh bertahun-tahun untuk belajar kemudian masyarakat pun memanggil beliau ustadz.

Kalo ada yang “mendadak ustad” harus didukung, tapi enggak bisa dijadikan rujukan kalo keilmuannya enggak memadai, mereka adalah Da’i, orang yang mengajak kepada kebaikan. Kita semua adalah Da’i tanpa terkecuali, ya, kita semua ini harus ngajak kepada kebaikan bukan malah ngajak kawin lagi.

Semoga suatu saat nanti, saya kembali dapat berziarah ke Empang, dan mengunjugi habaib disana. Sekalian minta doa agar selalu dikuatkan Iman dan Islam.

 

Aamin.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

News Feed