oleh

Bahagia Seorang Penulis Ketika Bukunya Dijadikan Rujukan

Selamat pagi sobat,

Ketika saya tengah membuat sebuah artikel untuk dipublikasikan di rubrik ini pada hari Senin (28/11/2022), saya membutuhkan beberapa referensi atau rujukan untuk melengkapi artikel yang saya buat. Artikel yang berjudul “Dirgahayu Persija Jakarta” mengulas tentang perjalanan klub asal ibu kota Persija Jakarta sejak didirikan pada tanggal 28 November 1928 sampai sekarang ini. Sebenarnya saya sudah memiliki rujukan yang cukup lengkap dari website persija.id tentang Persija Jakarta. Namun saya melihat masih ada yang harus dilengkapi dan belum diulas yakni saat Persija Jakarta menorehkan prestasi sebagai Runner-Up di turnamen Suharto Cup di tahun 1972, 1974 dan 1976. Untuk memastikan ingatan saya itu maka saya perlu rujukan yang berkaitan dengan event Suharto Cup tersebut.

Oleh karena itu, saya mencari di mbah Google dengan kata kunci, Suharto Cup. Begitu saya klik tombol Search atau Cari maka muncul cukup banyak news yang mengulas tentang turnamen Suharto Cup.

Salah satu news yang saya klik berjudul “Turnamen Sepakbola Piala Presiden Suharto Pernah Digelar 4 November 1974”. Artikel tersebut dipublikasi di situs voi.id tertanggal 4 November 2022 jam 12:15. Artinya artikel ini belum lama dipublikasikan.

Kemudian saya lanjut untuk membaca artikel tersebut. Alangkah terkejutnya saya ketika penulis artikel tersebut mengambil rujukan dengan mencuplik satu paragraf dari artikel di buku saya yang berjudul “Masih Anak Kolong Yang Gemar Menulis”.

Lebih jelasnya cuplikan yang diambil dari buku saya adalah sebagai berikut :

“Di tahun 1974, keempat tim tersebut kembali memperebutkan Soeharto Cup. Keempat tim ini memang menguasai kompetisi perserikatan pada saat itu. Rivalitas keempat tim ini juga sangat tinggi. Selain memiliki pendukung yang fanatik, keempat tim ini juga banyak diperkuat oleh pemain pemain nasional Indonesia saat itu,” ungkap Nurwendo dalam buku Masih Anak Kolong Yang Gemar Menulis (2020).

Berikut juga saya tunjukkan hasil capturenya :

Sebagai penulis tentu saja saya merasa bahagia dan bangga ketika buku yang saya terbitkan banyak dibaca orang dan bahkan menjadi rujukan untuk artikel orang lain. Hal ini berarti apa yang sudah saya tulis menjadi sebuah artikel dan terangkum dalam sebuah buku telah memberikan manfaat bagi orang lain dalam hal membuat tulisan atau artikel. Alhamdulillah ..

Rasa bahagia dan bangga itu saya rasakan seperti halnya saya yang telah berprofesi sebagai Dosen selama lebih dari 38 tahun merasa bahagia dan bangga ketika melihat mahasiswa saya yang belasan atau puluhan tahun kemudian telah berhasil menjadi orang sukses dalam kehidupan di tengah masyarakat.

Apa yang saya alami pada hari itu (Senin, 28/11/2022) makin menambah motivasi dan memacu semangat saya untuk terus menulis dan menulis di sisa usia saya ini. Seperti kata orang bijak, biarlah tulisannmu menemui takdirnya.

Semoga Allah Subhannahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan nikmat sehat pada diri saya sehingga dapat terus menulis.

Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamiin ..

Sobat, saatnya saya undur diri.

Selamat beraktivitas ..

Salam sehat ..

 

NH

Depok, 30 November 2022

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar