Membangun Manajemen yang Efektif

Secara bahasa, manajemen berasal dari bahasa Inggris, manage yang artinya mengurus, mengatur, melaksanakan, mengelola ( John M. Echols  & Hasan Shadily). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Manajemen berarti penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran.

Sedangkan menurut para ahli, manajemen  adalah seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan , dan pengawasan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efesien untuk mencapai tujuan  yang sudah ditetapkan.

Dari definisi atau pengertian manajemen di atas, paling tidak sebuah manajemen harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan 5 W + 1 H. What, When, Who, Why, Where, dan How. Apa yang diatur?, Kapan diatur?, siapa yang mengatur?, mengapa harus diatur?, dimana harus diatur?, dan bagaimana mengaturnya?.

Untuk membangun manajemen kerja yang efektif dibutuhkan unsur-unsur yang harus dipenuhi, diantaranya :

1. Man (Sumber Daya Manusia),

2. Money (Uang),

3. Material (Bahan),

4. Machines (Mesin),

5. Methods (Metode),

6.Market (Pasar).

Dari keenam unsur tersebut, Sumber Daya Manusia menjadi unsur yang paling penting. Untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia yang handal, sebuah lembaga atau organisasi harus memiliki sistem rekruitment yang baik agar orang-orang yang terlibat di lingkaran manajemen memang orang-orang yang memiliki visi dan misi yang jelas dalam membangun dan memajukan sebuah sistem kelembagaan.

Seorang Top Manajemen harus memiliki keahlian konseptual, artinya keahlian untuk   membuat dan merumuskan konsep   untuk dilaksanakan oleh tingkatan   manajer di bawahnya.

Sedangkan manajemen di bawahnya (lower manajemen),  bertanggung jawab   menyelesaikan rencana-  rencana yang telah ditetapkan Top Manajemen. Seorang lower manajemen harus memiliki keahlian teknis, artinya   keahlian yang mencakup   prosedur, tehnik, pengetahuan   dan keahlian dalam bidang   khusus.

Menurut G.R. Terry, manajemen memiliki 4 fungsi yaitu, Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Actuiting (Pelaksanaan), dan Controlling (Pengawasan).

Planning Adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan penetapan tujuan, kebijaksanaan, membuat program-program dan prosedur-prosedur, serta strategi yang dilakukan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan .  

Organizing merupakan sebuah kegiatan yang berhubungan  dengan pengaturan struktur  melalui penentuan kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan.

Actuiting adalah tindakan pelaksanaan dari rencana yang telah dibuat. Controlling adalah mengadakan pemantauan koreksi sehingga bawahan dapat melakukan tugasnya dengan benar sesuai tujuan semula.

Manajemen yang efektif artinya sebuah pengelolaan yang membawa hasil yang tepat guna dan membawa pengaruh terhadap unsur-unsur yang terlibat di dalamnya. Hal ini hanya dapat dilakukan bila segenap sumber daya yang ada memiliki tujuan yang sama sebagai kesatuan organisasi, memiliki arah langkah yang sama dan seirama.

Faktor kepemimpinan dalam sebuah organisasi memiliki peran yang sangat penting. Ada sebuah pribahasa yang mengatakan :” sekumpulan rusa yang dipimpin oleh seekor singa akan dapat mengalahkan sekumpulan singa yang dipimpin oleh seekor rusa”. Seorang Top Manajemen harus dapat menginspirasi bawahannya sehingga akan tercipta sebuah harmony dan lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif.

Dalam mengelola sebuah organisasi terkadang hambatan tidak saja datang dari elemen-elemen internal, terkadang bisa muncul dari elemen eksternal. Misalnya: dalam dunia pendidikan, sebuah sekolah atau satuan pendidikan swasta meskipun secara manajemen sudah cukup baik, namun bisa saja masih terdapat kesenjangan terhadap target atau capaian yang diraih.

Masih minimnya capaian prestasi akademik peserta didik karena memang disebabkan input atau intake peserta didik yang belum optimal. Banyak sekolah-sekolah swasta yang peserta didiknya  merupakan  mereka yang memang tidak tertampung di sekolah-sekolah negeri. Namun, hal ini menjadi tantangan manajemen sekolah tersebut agar lebih efektif dan efisien lagi dalam mengelola roda organisasinya, sehingga tujuan manajemen dapat tercapai***

Ropiyadi ALBA
Ropiyadi ALBA Tenaga Pendidik di SMA Putra Bangsa Depok-Jawa Barat dan Mahasiswa Pasca Sarjana Pendidikan MIPA Universitas Indra Prasta Jakarta

Tinggalkan Balasan