oleh

Gerimis Pagi

-Karena Menulis Aku Ada (KMAA), YPTD-Telah Dibaca : 740 Orang

 

Gerimis Pagi
Tung Widut

Titik air jatuh berderai
Menyembunyikan mentari yang sisp sejak pagi
Kelabu langit merintih
Hilangkan senangat para pemalas di balik selimut

Jatuh air ditepian jalanan
Melingkar melukis asa sebentar
Deru roda berjuang
Melawan waktu yang memburu
Harus tepat waktu

Dingin pagi tak beranjak
Matahari yang terhalang mendiamkan kehangatan
Tetap bertengger tanpa gerak
Mengabaikan jarum jam yang sudah menunjukan waktu tiba

Payung berwarna warni tak mampu mengubah niat
Tawaran solusi tak diliriknya
Tetap menunggu reda tak berkesudahan

Mereka yang menerjang
Dingin ditentang
Menyusup mengikuti garis putih jalanan
Tak banyak yang membuat bertahan

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan