Ketika Ku Bersujud
Nina Sulistiati

Ketika ku bersujud dalam hening malam
Dalam lorong relung kalbu yang terdalam
Kisah lara dan nestapa bersemayam
beraneka rasa menggulung, mencengkram

Aku hanyalah sebutir debu di antara gunungan pasir
Tak berdaya dan tiada bermakna
Sementara jutaan dosa membelit raga
Lalu untuk apa aku tetap jumawa dan membusungkan dada

Hidup adalah persinggahan
yang mengantarkan aneka kisah
dalam episode-episode yang akan bertepi
menuju keabadian yang sejati

Lembar demi lembar skenario telah kulakonkan
Penuh dengan kostum kebohongan dan kemunafikan
Tubuhku dibaluri noda-noda dosa yang tiada terkira
sepuluh, sejuta, semilyar entah aku tak tahu berapa

Ketika ku bersujud dalam hening malam,
menghadap-Mu duhai pemilik hidup
Entah berapa lagi waktuku tersisa
Resah, gelisah membelenggu jiwa

Ingin ku bersujud di sepanjang malamku
Ingin kudekap rinduku dengan menyebut asma-Mu
Ingin kulabuhkan sesalku memohon ampunan-Mu
Ingin kukembali dalam taubatan nasuhaku

Cibadak, 20 April 2021

Tinggalkan Balasan

News Feed