Menulis Pada Akhir Pekan?

Olaf
Usai menonton Olaf pada akhir pekan bisa tuh diulas (sumber gambar: Disney Hotstar)


Apakah Kalian tetap menulis pada akhir pekan? Makin aktif atau ingin cuti dulu dari kegiatan menulis?

Menulis itu memang menyenangkan dan bermanfaat. Awal-awal menulis bagi yang ingin menerapkan ‘one day one post’ mungkin terasa berat dan seolah-olah beban. Tapi lama-kelamaan menulis akan menjadi kebiasaan. Jika dulunya perlu 30 menit untuk pemanasan menulis maka bisa jadi kemudian hari ia sudah menghasilkan tulisan yang bernas selama waktu 30 menit tersebut.

Menulis itu sebuah keahlian. Jika dilatih maka ia akan semakin ahli. Ada yang menyebut perlu 10 ribu jam agar seseorang itu mahir. Yakni dalam buku “Outliers”. Wah 10 ribu jam, andaikata ia menulis dua jam sehari maka perlu waktu sekitar 14 tahun agar ia cakap menulis. Apabila ia berlatih menulis 4 jam per hari maka ia perlu 7 tahun agar membuatnya mahir.

Wah lama juga ya.

Lantas apakah akhir pekan perlu menulis?
Terserah Kalian, bisa ya, bisa tidak.

Andaikata Kalian berkomitmen menulis setiap hari dan ingin cakap berlatih menulis, maka tetap menulislah pada akhir pekan. Bahkan Kalian bisa menambah waktunya.

Tapi jika Kalian ingin cuti sejenak, membebaskan diri dari rutinitas dan ingin membuat otak terasa segar maka berhentilah dari kegiatan tulis-menulis. Membacalah atau berpetualanglah. Usai membaca dan beraktivitas maka Kalian akan punya banyak bahan dan gagasan untuk ditulis.

Selamat berakhir pekan!

Tinggalkan Balasan