oleh

Jika Dosa Berbau

-Fiksiana, Puisi-Telah Dibaca : 423 Orang

Kita lahir dalam keadaan suci..

Kita hadir dalam keadaan bersih..

Kita tapaki awal hidup di muka bumi..

Dengan belaian sejuta cinta dan kasih..

 

Namun semua itu telah berubah..

Menjadi berlumur dosa dan nista..

Menyimpang dari kompas petunjuk arah..

Penuh derita dan nestapa..

 

Wahai jiwa yang tersasar..

Kembalilah ke jalan yang benar..

Jadilah manusia pembelajar..

Agar hidup menjadi terang berbinar..

 

Seandainya dosa itu berbau..

Siapakah yang mau mendekatimu..

Berkat Rahmat Tuhanmu..

Engkau tetap hidup dalam syahdu..

 

Seandainya dosa itu bernoda..

Siapakah yang mau memujimu..

Berkat kasih sayang Tuhanmu..

Engkau tetap hidup dalam canda..

 

Wahai jiwa yang tenang..

Kembalilah kepada Tuhanmu..

Hapuslah segala dosa dan khilafmu..

Dalam kehinaan jiwa tiada menentang..

 

Seandainya dosa itu berbau..

Entah apa yang akan menimpa..

Namun karena dosa tak berbau..

Sering kita terlena dalam nestapa..

 

Seandainya dosa berbau…

Seandainya dosa berwujud…

Seandainya dosa berwarna…

Masih akankah kita disebut manusia..

Tentang Penulis: Ropiyadi ALBA

Gambar Gravatar
Seorang Tenaga Pendidik di SMA Putra Bangsa Depok. Membaca dan menulis untuk meningkatkan potensi dan membawa kebaikan buat diri dan orang lain.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed