oleh

Mentari di Ujung Senja

-Fiksiana, Puisi-Telah Dibaca : 1.159 Orang

sumber gambar :hafisalrafi.wordpress.com

Senja itu ku termenung..

Menatap alam yang sendu..

Melihat cakrawala yang  murung..

Serasa dunia menjadi kelabu …

 

Ku lihat mentari senja..

Panasnya tak lagi membara..

Sinarnya tak lagi silaukan mata..

Seolah dia berkata “Aku sedang merana”

 

Sore itu tampak begitu sumir..

Angin senja bertiup dengan semilir..

Ratusan burung terbang ke sarangnya..

Kembali ke peraduan di atas nirwana..

 

Senja pun berganti malam..

Sang Surya terlelap dalam mimpinya..

Sepanjang siang ia terjaga..

Menyinari semesta dengan sinarnya..

 

Malam pun berganti pagi..

Sang Fajar berjalan meniti..

Kembali dari mimpinya yang sendu..

Untuk bersinar sampai akhir waktu..

 

 

Tentang Penulis: Ropiyadi ALBA

Gambar Gravatar
Seorang Tenaga Pendidik di SMA Putra Bangsa Depok. Membaca dan menulis untuk meningkatkan potensi dan membawa kebaikan buat diri dan orang lain.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed