oleh

Senja di Sudut Kota

-Karena Menulis Aku Ada (KMAA), Puisi, YPTD-Telah Dibaca : 146 Orang

Senja di Sudut Kota
Tung Widut

Alunan nada roda di jalanan
Menghilangkan garis putih pemisah jalan
Menuju bangku santai di sisi taman
Sejajar dengan angan yang bercengkerama

Matahari menyapa pecinta kedamaian
Menikmati alam kala senja
Bersama sang bayu berbisik mesra menyambut kedatangan malam

Pejalan kaki yang mulai terseok
Menelusuri trotoar yang mulai temaram
Penat dengan tugasnya seharian
Melayani pbeli yang berduyun di pintu toko

Lampu jalanan satu persatu menyala
Gelap seakan dilawannya
Tak mau sepi dengan cepat menghampiri
Meraja tanpa meninggalkan kenangan

Ujung jalan tempat senja temaram
Tertutup tingginya gedung kota
Membuat peofil sesungguhnya
Ketika menikmati senja di kota tercinta

 

Komentar

Tinggalkan Balasan