SEMANGAT JUANG 45

Makna Hari Pahlawan Bagi Generasi Muda

       

Ada istilah umum yang mengatakan bahwa “Bangsa yang besar adalah bangsa yang meghargai dan menghormati jasa pahlawannya.” Seperti kata Bung Karno yang juga mengatakan “Negara yang besar adalah yang tidak melupakan jas merah,” artinya tidak akan melupakan sejarah suatu bangsa tersebut. Para pahlawan yang rela mengorbankan hidupnya demi menjaga dan mempertahankan negara Indonesia.Kita memang tidak ikut serta dalam perjuangan yang mengorbankan ribuan nyawa di Surabaya pada waktu itu.

Namun kita, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa sudah sepatutnya memberi makna baru kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan sesuai perkembangan zaman.Jadilah pahlawan dengan meniru semangat juang para pahlawan kita yang telah gugur dengan berkontribusi terhadap perkembangan bangsa Indonesia. Bangsa ini membutuhkan banyak pahlawan untuk mewujudkan Indonesia yang damai. Jadilah pahlawan dalam segala bidang kehidupan.


Hari Pahlawan memang diperingati setiap 10 November, tapi jadilah pahlawan setiap harinya dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah pahlawan yang dimulai untuk diri sendiri dan keluarga dengan mencetak prestasi hingga akhirnya menjadi pahlawan bagi negeri ini.
Jangan jadikan Hari Pahlawan ini sebagai unsur belaka tanpa menghayati nilai-nilai perjuangan dari pahlawan kita.

Sebagai generasi muda sudah saatnya kita mengambil nilai-nilai tersebut yang dalam kehidupan sehari-hari.Sebagai generasi muda, tentunya kita di tuntut untuk selalu kreatif dan memang selalu ingin tahu terhadap lingkungan sekitar ataupun dalam segala aspek, itulah yang membuat kita harus memperjuangkan nya yaitu melawan Ego masa muda kita yang tinggi akan emosional, idealis dan lain sebaginya, itu yang harus kita lawan dan kita salurkan untuk hal yang positif sehingga dapat menghasilkan karya yang bermanfaat bagi orang banyak, itupun secara tidak langsung sudah di katakan meneruskan perjuangan Para pahlawan terdahulu namun beda kontek sekarang kita hanya meneruskannya dengan segala hal yang positif.

Di era dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, semakin membuat peran generasi muda sebagai agen perubahan kurang menonjol. Banyak yang menyalahgunakan teknologi digital ini dengan melakukan perbuatan yang sebetulnya tidak perlu. Perilaku konsumtif, aktivitas di dunia maya semakin membuat mereka terlena di dunia yang serba instan saat ini.
Belum lagi masalah tawuran antar pemuda, narkotika di kalangan remaja, dan perilaku seks bebas yang terus meningkat, merupakan masalah besar yang dihadapi bangsa Indonesia. Semakin jauh generasi muda dari kegiatan yang produktif dan positif, semakin jauh juga jalan bagi Indonesia untuk menjadi negara yang makmur karena sang pembaharu masa depan yang masih belum memahami peran mereka sesungguhnya.

Generasi muda sudah seharusnya memiliki jiwa kepemimpinan yang harus selalu maju ke depan karena masa depan bangsa ada ditangan anak-anak muda. Penting untuk memiliki sikap kepemimpinan dengan kepekaan terhadap masalah sosial, lingkungan, dan politik sebagai representasi wajah baru bangsa Indonesia. jiwa, semangat dan nilai nilai 45 bukan hanya milik angkatan 45 melainkan milik seluruh generasi bangsa.Jiwa, semangat dan nilai nilai 45 diaktualisasiskan melalui Gerakan Nasional Kesadaran Kebangsaan.Jiwa, semangat dan nilai nilai 45 harus dibudidayakan dimasyarakat.Menumbuhkan kesadaran bangsa untuk tetap bersatu dan meningkatkan kemampuan berdaya saing menghadapi tantangan global.Menumbuhkan dan mengembangkan watak dan kepribadian bangsa sebagai pejuang yang merupakan identitas jatidiri bangsa indonesia.

Jadilah generasi muda yang memberikan dampak postif sebagai motor bagi kemajuan bangsa, untuk menuju bangsa yang adil dan makmur.Pahlawan masa kini adalah pemuda yang tidak galau dengan perubahan zaman, tapi dia yang terus bergerak mencari dan menjadi solusi dan inspirasi bagi masyarakat di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan