Ngeblog Gado-Gado atau Fokus ke Satu Tema?

Bakmie

Meski era ngeblog sudah lumayan lama dan jumlah blogger terus bertumbuhan masih saja ada pertanyaaan tentang menulis di blog. Sebaiknya menulis di blog itu gado-gado atau fokus ke satu tema atau yang biasa disebut ‘niche’?

Pertanyaan ini gampang-gampang susah dijawab. Sebenarnya ini berkaitan dengan minat si blogger dan tujuan awal seseorang untuk ngeblog, apakah ingin melakukan monetize, ingin dapat endorse, atau sekadar suka-suka menuangkan hobi menulis?

Dulu orang-orang menjadikan blog semacam catatan harian atau diary. Isinya tumpleg blek. Bisa cerita ketika ia baru masuk kerja. Cerita ia ditipu dan sebagainya. Tulisan-tulisan blog awal-awal pertengahan tahun 2000an terasa personal.

Lalu kemudian orang-orang makin banyak bercerita di blog. Kategorinya umumnya wisata, makanan, dan puisi. Baru kemudian temanya makin beragam. Lalu muncullah tren artikel berbayar karena iklan di blog rupanya lebih murah dan lebih efektif. Sejak itu makin bertumbuhan blogger baru.

Lantas bagaimana dengan blogger pemula apakah sebaiknya menulis apa saja alias gado-gado, ataukah berbasiskan niche, misalnya blog khusus kuliner, jalan-jalan, film, fiksi ,otomotif, finansial, dan sebagainya?

Menurutku yang utama tetap menulis sesuai minat dan tidak terbeban. Terserah mau menulis suka-suka atau niche, asalkan ia menyukai proses penulisannya dan tidak terbebani maka hal tersebut sama baiknya.

Menulis di niche itu lebih sedikit pesaingnya dan lebih mudah dikenal. Tapi untuk memeliharanya dengan memutakhirkan blog setiap kurun waktu tertentu tidaklah mudah. Kalian harus punya minat besar dan wawasan luas tentang topik tertentu.

Topik kuliner, misalnya. Apakah Kalian bisa mengisinya setiap dua minggu sekali atau satu bulan sekali? Demikian pula dengan blog buku, misalnya. Apa yang Kalian tulis jika sedang malas membaca buku?

Plus Minus Blog Niche

Aku punya dua blog niche yaitu blog buku di keblingerbuku dan blog kuliner di pustakakulinerku. Aku memutuskan membuat dua blog baru ini karena sangat suka membaca dan gemar makan enak. Tapi rupanya tak mudah memelihara blog niche. Aku harus rajin memutakhirkannya. Jika sedang jarang membaca dan makan di luar aku harus bisa memikirkan artikel yang tetap berkaitan dengan buku dan masakan. Alhasil kedua blogku itu kurang aktif jika dibandingkan blogku yang campur aduk.

Di blogku yang campur aduk itu aku bebas menulis apa saja. Lagi malas nulis film, aku bisa menulis tentang kucing atau opini berkaitan dengan situasi saat ini. Aku bisa memutakhirkannya tiap hari dan topiknya tak dibatasi.

Apa aku dapat endorse? Ya di keduanya. Aku beberapa kali dapat tulisan berbayar baik di blog campur aduk maupun yang niche yaitu blog kuliner. Ini berarti ada kesempatan baik di blog campur maupun yang niche.

Jadi tetaplah semangatlah menulis. Dan pilih jenis blog yang benar-benar Kalian minati dan bisa Kalian rawat dengan rajin memperbaruinya setiap waktu tertentu.

Selamat ngeblog!

Tinggalkan Balasan