oleh

Gelar Ganda Putra All England 2022 Sudah Di Tangan

-Olahraga-Telah Dibaca : 225 Orang

Ganda putra muda Indonesia, Bagas dan Fikri (Foto PBSI). 

Indonesia dipastikan meraih gelar ganda putra All England 2022, ketika dua pasangannya berhasil lolos ke final. Mereka adalah Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri berhadapan dengan M Ahsan dan Hendra Setiawan.

Turnamen All England tahun 2022 yang berlangsung di Birmingham England, sudah memasuki babak final. Turnamen ini memiliki level World Tour Super 1000 ini berlangsung di Utilita Arena Birmingham 16-20 Maret 2022 dengan memperebutkan hadiah total 1.000.000 US Dollars. 

BACA JUGA : Jonatan Christie dan Anthony Ginting Lolos ke Semi Final All England 2022. 

Pada nomor ganda putra ini, Indonesia sudah mendominasi dengan menempatkan 4 pasangan di babak perempat final. Tiga pasangan berhasil lolos ke babak semi final.

Satu-satunya pasangan yang gagal lolos ke semi final saat itu adalah ganda Leo Carnando dan Daniel Marthin yang harus mengakui ganda putra asal China, He Jit Ting  dan Tan Qiang. Mereka kalah dengan rubber games, 15-21, 21-14 dan 21-16.

Tiga pasangan ganda putra Indonesia yang lolos ke semi final adalah unggulan pertama Kevin/Marcus, unggulan kedua Ahsan/Hendra dan ganda muda Bagas/Fikri.

Dua ganda Indonesia harus saling berhadapan yaitu Kevin/Markus melawan Bagas/Fikri. Sedangakn Ahsan/Hendra menghadapi ganda putra China, He Ji Ting/Tan Qiang.

Pada semi final yang berlangsung Sabtu (19/3/22), Bagas/Fikri yang memiliki ranking 28 Dunia, berhasil mengalahkan senior mereka, Kevin/Markus melalui pertarungan ketat tiga games 22-20, 13-21 dan 21-16.

Kemenangan ini merupakan kedua kalinya mereka mengalahkan ganda putra ranking satu Dunia ini. Pada turnamen Denmark Open tahun 2021 babak 16 besar mereka juga menang atas Kevin/Marcus dengan skor 17-21, 21-17 dan 23-21.

Kemenangan ini juga mencatatkan ganda muda Indonesia ini berhasil menyingkirkan para unggulan. Pada perempat final, Bagas/Fikri mengalahkan unggulan ke-3 asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 16-21, 21-16 dan 22-20.

Dalam laga tersebut ada momen yang membuat rasa kagum dengan mental bertanding Bagas/Fikri. Ketika pada gim ketiga mereka tertinggal 17-20, tetapi kemudian berhasil meraih poin demi poin dan berbalik unggul 22-20 untuk kemenangan mereka.

Pada babak 16 besar, Bagas dan Fikri menang atas ganda putra asal Malaysia unggulan ke-8, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan skor 24-22, 13-21 dan 21-17.

Sedangkan pada babak 32besar, mereka harus berhadapan melawan sesama ganada putra Indonesia, Yeremia dan Pramudia. Pada laga awal ini Bagas/Fikri menang dua gim langsung, 21-18 dan 21-19.

Akhirnya ganda putra muda Indonesia ini kembali berhadapan melawan senior mereka, Ahsan/Hendra yang selama ini dikenal dengan julukan The Daddies.

Ahsan/Hendra pada semi final menyingkirkan satu-satunya ganda asal China yang lolos ke 4 besar, He Ji Ting/Tan Qiang dengan 21-16, 14-21 dan 21-13.

Pada babak sebelumnya, The Daddies menang atas unggulan ke-7 asal Denmark, Kim Astrup/Anders Rasmusen, 21-15 dan 22-20. Juga mengalahkan ganda China, Zhang Nan/Liu Chend, 19-21, 21-17 dan 21-14.

Laga final ini nanti sangat menarik ditunggu karena Bagas dan Fikri belum pernah bertanding melawan The Daddies dalam sejarah pertemuan mereka di turnamen resmi.

Final All England di nomor ganda putra ini menampilkan dua ganda asal Indonesia yang mewakili dua generasi yang berbeda. The Daddies melawan junior mereka, Bagas dan Fikri.

Mari kita nikmati saja laga final satu-satunya yang bisa ditembus oleh tim bulutangkis Indonesia di ajang All England tahun 2022.

Bravo Indonesia @hensa.

Komentar

Tinggalkan Balasan